Restu Orang Tua Iringi Langkah Perdana Petugas Baru Lapas Pangkalpinang
Pangkalpinang, INFO_PAS – Suasana haru warnai Aula Lantai II Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang, Sabtu (4/7). Sebanyak sembilan petugas baru memohon restu dan doa kepada orang tua sebelum mulai pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Lapas Pangkalpinang. Momen tersebut jadi pengingat bahwa pengabdian tidak hanya diawali dengan sumpah jabatan, tetapi juga dukungan dan doa keluarga.
Acara dihadiri jajaran pejabat manajerial Lapas Pangkalpinang bersama orang tua sembilan petugas baru. Mereka terdiri atas tujuh petugas penjaga tahanan, yakni Sulaiman, Hafriel Pryo Atmojo, Ridhwan Sadhli, Herman Zuhdi, Angga Rachmawan, Anisa Retno Ambarwati, dan Muhammad Nabil, serta dua petugas kesehatan berstatus diperbantukan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Oki Susira dan Meirenza Yuningtias.
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan kehadiran orang tua menjadi dukungan moral bagi para petugas baru dalam mengawali pengabdian. Ia juga menyampaikan bahwa dari tujuh petugas penjaga tahanan yang ditempatkan di Lapas Pangkalpinang, satu orang akan bertugas pada bagian administrasi untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga.
"Kami ingin para petugas baru memahami bahwa mereka tidak menjalani pengabdian ini sendirian. Ada doa dan harapan orang tua yang menjadi pengingat agar mereka selalu bekerja dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab," ungkap Sugeng, Senin (6/7).
Sugeng juga mengingatkan agar seluruh petugas jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta jaga nama baik institusi.
"Mari kita saling menjaga, saling mengingatkan, dan terus menjalin silaturahmi. Kami juga berharap orang tua senantiasa mengingatkan putra-putrinya agar menjauhi narkoba, pungutan liar, serta segala perilaku yang dapat mencederai integritas sebagai ASN," harapnya.
Senada, Kepala Subbagian Tata Usaha, Al Ihsan, menilai keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan etika kerja petugas sejak awal masa pengabdian.
"Kami berharap para petugas baru mampu menjalankan tugas secara profesional dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Dukungan keluarga menjadi pengingat agar mereka tetap memegang teguh nilai-nilai yang harus dijaga sebagai ASN," ungkapnya.
Siti Nurlena, orang tua petugas kesehatan Oki Susira, mengaku bangga dan terharu melihat putrinya memulai pengabdian sebagai ASN di Lapas Pangkalpinang.
"Kami hanya bisa mendoakan agar anak kami selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kekuatan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik institusi," ujar Siti Nurlena.
Momen tersebut menjadi awal terjalinnya hubungan yang lebih dekat antara Lapas Pangkalpinang, para petugas baru, dan keluarga mereka. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


