Rutan Masohi Gelar Pembinaan Rohani Kristen di Gereja Imanual
Masohi, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi terus perkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Bertempat di Gereja Imanuel Rutan Masohi, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tengah berikan ibadah sekaligus pembinaan kepada Warga Binaan, Kamis (3/9).
Kegiatan tersebut diawali dengan puji-pujian dan ibadah bersama. Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias sebagai pembinaan mental dan spiritual selama menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, menyampaikan pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung proses perubahan diri Warga Binaan. “Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui ibadah dan pendalaman iman diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal ketika Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan bertema “Memikul Salib”. Dalam pembinaan tersebut, Warga Binaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya penguasaan diri dalam kehidupan, yang diwujudkan melalui kemampuan mengendalikan emosi, menjaga perkataan, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Pada kesempatan itu, Pendeta Ike dari Kemenag Kabupaten Maluku Tengah menyampaikan pembinaan melalui firman Tuhan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi warga binaan untuk terus melakukan perubahan dalam kehidupan. Melalui tema ‘Memikul Salib’, kita diajak untuk belajar mengendalikan diri, meninggalkan hal-hal yang tidak baik, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Kiranya firman yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial RA mendapatkan manfaat dari kegiatan pembinaan tersebut. Ia menambahkan kegiatan keagamaan menjadi salah satu aktivitas positif yang dapat membantu Warga Binaan menjalani masa pembinaan dengan lebih baik. Pesan yang disampaikan dalam pembinaan menjadi pengingat untuk terus melakukan perubahan dan mengendalikan diri.
“Pembinaan seperti ini menjadi pengingat bagi kami untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan terus memperbaiki diri. Kami belajar untuk lebih sabar, mengendalikan emosi, dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan,” ujar RA.
Rutan Masohi akan terus mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan bersama pihak terkait sebagai upaya memberikan pembinaan yang berkelanjutan kepada Warga Binaan. Melalui ajaran Alkitab, Warga Binaan diarahkan untuk memaknai penyaliban dan mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan diri diharapkan membantu Warga Binaan mengendalikan pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan, serta tidak mudah dikuasai amarah, kebencian, maupun dorongan negatif. (IR)
Kontributor: Rutan Masohi
What's Your Reaction?


