Sofa Hasil Reparasi Warga Binaan Lapas Atambua Puaskan Konsumen
Atambua, INFO_PAS — Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua dalam membekali Warga Binaan dengan keahlian produktif kembali membuahkan manisnya hasil. Melalui program pembinaan pertukangan, satu set sofa yang direparasi secara cermat oleh tangan-tangan terampil Warga Binaan kini telah tiba dengan mulus di kediaman konsumen di Atapupu, Kabupaten Belu, setelah diantarkan pada Selasa (13/10).
Pekerjaan reparasi satu set sofa ini diselesaikan secara teliti oleh lima Warga Binaan yang terampil dalam kurun waktu pengerjaan selama empat hari. Dengan biaya jasa yang dipatok sebesar Rp650.000, hasil akhir pengerjaan tersebut menunjukkan kualitas kerapian yang tidak kalah dengan jasa reparasi profesional di luar Lapas. Keberhasilan pengantaran ini menjadi bukti nyata pembinaan keterampilan kerja di Lapas menghasilkan produk bernilai guna tinggi dan siap bersaing di pasariah umum.
Kepala Lapas Atambua, Antonio Da Costa, memberikan apresiasi kepada para Warga Binaan yang telah menunjukkan dedikasi, ketekunan, dan keahlian mumpuni dalam menyelesaikan proyek reparasi meubel tersebut. "Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada lima Warga Binaan yang telah merampungkan reparasi satu set sofa ini hanya dalam waktu empat hari dengan hasil yang sangat memuaskan. Ini membuktikan program kemandirian kerja di Lapas Atambua benar-benar berjalan efektif, membentuk Warga Binaan yang terampil, dan siap mandiri ketika mereka kembali bebas nanti," tegasnya.
Rasa puas yang mendalam juga diungkapkan langsung oleh konsumen asal Atapupu yang menerima pesanan satu set sofa tersebut, Armando Soares. Ia terkesan dengan hasil akhir perbaikan yang dinilainya sangat rapi, indah, dan berkualitas.
"Hasil reparasinya benar-benar landing mulus dan sangat memuaskan di rumah saya. Dekorasi dan kerapian jahitannya bagus sekali, luar biasa! Tidak menyangka sofa lama saya bisa disulap menjadi sebagus ini oleh tangan-tangan kreatif Warga Binaan Lapas Atambua," puji Armando.
Sementara itu, Warga Binaan, Paulus Seran menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. "Kami sangat bersyukur dan bangga diberi kepercayaan untuk mengerjakan reparasi sofa ini bersama rekan-rekan. Selama empat hari kami mengerjakannya dengan teliti dan melihat sofa hari ini diantarkan ke rumah konsumen dengan kondisi indah menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami untuk terus berkarya," ujarnya.
Melalui keberhasilan ini, Lapas Atambua terus berkomitmen mengoptimalkan pembinaan kemandirian sebagai wadah positif bagi Warga Binaan guna mengasah keterampilan kerja sehingga kelak menjadi modal utama bermanfaat di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Atambua
What's Your Reaction?


