Warga Binaan Lapas Leok Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Mokuyurli
Buol, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok laksanakan pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan di RSUD Mokuyurli, Senin (3/11) sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi Warga Binaan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau dan tertangani dengan baik sekaligus menjadi langkah nyata dalam pemenuhan hak-hak dasar di bidang kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah Warga Binaan yang memerlukan pemeriksaan lanjutan dibawa ke RSUD Mokuyurli dengan pengawalan ketat petugas pengamanan. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis rumah sakit yang meliputi pengecekan kondisi umum serta penanganan penyakit dan keluhan kesehatan lainnya.
Kepala Lapas Leok, Achmad Adrian menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek mental dan spiritual, tetapi juga pada aspek fisik dan kesehatan Warga Binaan. “Pemeriksaan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap Warga Binaan. Mereka berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan bermartabat. Kami berkomitmen untuk terus memastikan seluruh Warga Binaan berada dalam kondisi sehat, baik jasmani maupun rohani,” tegasnya.
Achmad menambahkan kerja sama dengan RSUD Mokuyurli menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak RSUD Mokuyurli atas dukungan dan kerja samanya dalam memberikan pelayanan medis bagi Warga Binaan. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang baik antara Lapas dan instansi kesehatan daerah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Mokuyurli, dr. Maryati A. Ismail, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Lapas Leok kepada mereka. “Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan. Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mendeteksi dan menangani masalah kesehatan sejak dini. RSUD Mokuyurli berkomitmen memberikan pelayanan profesional dan manusiawi, sehingga seluruh Warga Binaan dapat menerima perawatan yang layak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi langkah Lapas Leok yang terus menunjukkan kepedulian terhadap aspek kesehatan Warga Binaan. “Kesehatan adalah hak dasar setiap manusia, termasuk Warga Binaan. Upaya yang dilakukan Lapas Leok ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan. Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan daerah guna memastikan pelayanan bagi Warga Binaan berjalan baik dan berkesinambungan,” tuturnya.
Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Leok dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berdampak positif mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan selaras dengan Asta Cita RI. (IR)
Kontributor: Lapas Leok
What's Your Reaction?


