Warga Binaan Lapas Metro Produksi Meja Modern dari Kayu Jati Belanda

Warga Binaan Lapas Metro Produksi Meja Modern dari Kayu Jati Belanda

Metro, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro terus tunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian. Melalui pelatihan pertukangan, mereka berhasil memproduksi meja bergaya modern berbahan kayu jati belanda yang memiliki nilai fungsional dan ekonomi, Rabu (7/1).

Meja hasil karya tersebut dibuat dengan desain sederhana namun kekinian, menyesuaikan kebutuhan dan selera pasar. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan, pemotongan, perakitan, hingga tahap finishing, dengan pendampingan petugas kegiatan kerja.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pidana. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, etos kerja, serta tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Metro, Silahuddin, menjelaskan bahwa pelatihan pertukangan dirancang agar selaras dengan kebutuhan masyarakat. “Pelatihan ini kami berikan sebagai bekal keterampilan bagi Warga Binaan. Harapannya, setelah bebas nanti mereka memiliki kemampuan untuk bekerja atau membuka usaha secara mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kayu jati belanda dipilih sebagai bahan utama karena memiliki karakter kuat, tahan lama, serta mudah diolah menjadi produk bernilai estetika.

Sementara itu, Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, mengapresiasi semangat dan kreativitas Warga Binaan dalam mengikuti pembinaan. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan arah pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga pada pemberdayaan.

“Hasil karya ini menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang bernilai. Pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan peserta pelatihan, Roni (nama samaran), mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut. “Awalnya saya tidak punya keterampilan. Sekarang sudah bisa membuat meja sendiri. Ilmu ini sangat berguna untuk masa depan saya,” tuturnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Metro

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0