Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Olah Roti Panggang Berbasis UMKM
Pangkalpinang, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembali tunjukkan komitmennya dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja yang aplikatif dan bernilai ekonomi sebagai bekal reintegrasi sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pembinaan kemandirian pengolahan roti panggang berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kemandirian Warga Binaan melalui pembelajaran proses produksi, mulai dari pengolahan bahan, pemanggangan, hingga pengemasan produk. Adapun variasi isi roti panggang meliputi mentega-gula, cokelat, stroberi, keju, blueberry, nanas, dan srikaya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Afrianto, menegaskan program ini merupakan kebijakan pembinaan yang berorientasi pada penguatan keterampilan, bukan pada pencapaian kuantitas produksi. “Kegiatan kerja ini dirancang sebagai pembelajaran berkelanjutan untuk membentuk kemampuan, etos kerja, dan kemandirian Warga Binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/12).
Sementara itu, Kepala Subseksi Pengolahan Hasil Kerja, Idham Arafah, menyampaikan pembinaan UMKM roti panggang juga diarahkan pada peningkatan mutu dan nilai ekonomi produk. “Kami bekali Warga Binaan keterampilan pengolahan dan pengemasan yang berkualitas sekaligus diarahkan pada pemasaran internal kepada petugas, Warga Binaan, dan keluarga Warga Binaan saat kunjungan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial S mengaku memperoleh pengalaman baru. Ia menuturkan pembinaan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan untuk berusaha secara mandiri.
“Saya belajar bagaimana membuat roti panggang dengan berbagai varian rasa. Ke depan, saya berharap keterampilan ini dikembangkan menjadi usaha kecil saat bebas,” harapnya.
Kegiatan ini diharapkan membuka peluang kemandirian ekonomi serta memperkuat proses reintegrasi sosial dengan menempatkan pembinaan sebagai sarana membangun keterampilan dan masa depan Warga Binaan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


