Bapas Batulicin Perkuat Kemandirian Klien Pemasyarakatan melalui Pembimbingan Ketahanan Pangan
Batulicin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Batulicin terus tingkatkan kualitas pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan melalui pembimbingan kemandirian berbasis ketahanan pangan. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui praktik budi daya ikan lele dan penanaman berbagai sayuran sebagai bekal keterampilan produktif bagi Klien dalam menghadapi proses reintegrasi sosial, Rabu (15/7).
Pembimbingan kemandirian ini bertujuan membangun kemampuan Klien agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Melalui praktik langsung, para Klien memperoleh pengetahuan mengenai teknik budi daya ikan lele, penanaman sayuran, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil yang bernilai ekonomis.
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan intensif dari petugas Bapas, mulai dari persiapan media budidaya, penebaran benih ikan lele, pemberian pakan, hingga penanaman dan perawatan tanaman hortikultura. Melalui proses tersebut, Klien didorong untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat berwirausaha sebagai bagian dari proses pembinaan.
Rizki Arafanta Sebayang selaku Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama menjelaskan pembimbingan kemandirian dirancang agar Klien tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat. Kami berharap keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha, dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan keluarga maupun masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Kepala Bapas Batulicin, Roy Tulus Martin Sitorus, menegaskan pembimbingan kemandirian merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan dan keberhasilan reintegrasi sosial. "Keberhasilan Pemasyarakatan tidak hanya diukur dari selesainya masa pembimbingan, tetapi juga dari kemampuan Klien untuk kembali diterima di tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan taat hukum. Melalui program ketahanan pangan ini, kami ingin membangun optimisme sekaligus memberikan keterampilan yang menjadi modal bagi Klien untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya setelah kembali ke lingkungan sosial," ungkapnya.
Pembimbingan kemandirian berbasis ketahanan pangan ini merupakan salah satu upaya Bapas Batulicin dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat implementasi pembinaan yang berdampak nyata bagi Klien Pemasyarakatan. Ke depan, Bapas Batulicin akan terus mengembangkan program pembimbingan adaptif melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan sehingga menciptakan Klien Pemasyarakatan yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. (IR)
Kontributor: Bapas Batulicin
What's Your Reaction?


