Belajar Al-Qur’an dan Iqra, Rutan Marabahan Dorong Perubahan Positif Warga Binaan

Belajar Al-Qur’an dan Iqra, Rutan Marabahan Dorong Perubahan Positif Warga Binaan

Marabahan, INFO_PAS - Keterbatasan waktu dan kesempatan belajar di masa lalu tidak jadi penghalang bagi Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan untuk tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Melalui pembinaan kepribadian berbasis keagamaan, Rutan Marabahan bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala hadirkan pembelajaran Al-Qur’an dan Iqra, Kamis (1/10).

Kegiatan ini jadi ruang bagi Warga Binaan untuk kembali belajar dari dasar sekaligus tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Pembelajaran dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta. Warga Binaan yang masih dalam tahap awal mendapat pendampingan menggunakan metode Iqra, sementara peserta yang telah memiliki dasar membaca Al-Qur’an diarahkan untuk meningkatkan kelancaran dan ketepatan bacaan. Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap Warga Binaan mendapat kesempatan belajar sesuai kebutuhannya.

Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin, menyampaikan bahwa pembinaan mengaji bukan hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga jadi bagian dari proses membangun kebiasaan positif dan memberi ruang bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri.

“Setiap Warga Binaan memiliki latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda. Melalui pembelajaran Al-Qur’an dan Iqra ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk terus belajar tanpa melihat kemampuan awalnya. Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk memperbaiki diri dan menjadikan ilmu agama sebagai bekal selama menjalani pembinaan,” ungkap Syamsuddin.

Pihak Kemenag Kabupaten Barito Kuala, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa pembelajaran Al-Qur’an butuh proses dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Kemampuan membaca Al-Qur’an tidak selalu sama pada setiap orang, sehingga proses pembelajaran perlu dilakukan secara bertahap. Melalui pendampingan ini, kami berharap Warga Binaan semakin termotivasi untuk belajar, memperbaiki bacaan, dan terus mendalami ilmu agama,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan, H, menyebut kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk kembali belajar membaca Al-Qur’an dengan bimbingan yang lebih terarah.

“Sebelumnya saya masih banyak kekurangan dalam membaca Al-Qur’an. Dengan adanya kegiatan ini, saya bisa belajar kembali dari dasar dan memperbaiki bacaan saya. Bagi saya, ini menjadi kesempatan yang baik untuk menambah ilmu dan memperbaiki diri selama berada di Rutan,” tuturnya.

Pembelajaran Al-Qur’an dan Iqra jadi salah satu upaya mendukung perubahan positif melalui penguatan nilai spiritual dan pembentukan karakter. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Marabahan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0