Rutan Unaaha Gandeng Dinkes Konawe Gelar Cek Kesehatan dan Skrining TBC-HIV
Banyumas, INFO_PAS – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, kunjungi Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas untuk koordinasikan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, Kamis (1/10). Anggi didampingi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, dan diterima Kepala Dinkes KB Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Anwar Hudiono, dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sito Hatmoko.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Banyumas dan Pemerintah Kabupaten Banyumas yang ditandatangani pada pertengahan Juli lalu. Pembahasan difokuskan pada percepatan proses perizinan operasional klinik Rutan Banyumas agar dapat memberikan layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain perizinan klinik, kedua pihak bahas program pencegahan dan deteksi dini penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV), yang rentan terjadi di lingkungan dengan kepadatan penghuni.
Kepala Rutan Banyumas menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan Dinkes KB dalam pemenuhan layanan kesehatan bagi Warga Binaan.
“Kunjungan kami hari ini adalah langkah proaktif untuk memastikan percepatan izin klinik Rutan Banyumas dapat berjalan lancar tanpa kendala administratif. Lebih dari itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari tenaga ahli Dinkes untuk melakukan screening dan pendampingan medis. Kami berkomitmen penuh memberikan layanan kesehatan yang layak dan manusiawi, khususnya dalam pencegahan dini penyakit menular seperti TB dan HIV agar tidak menyebar di dalam Rutan,” tegas Anggi.
Kepala Dinkes KB Kabupaten Banyumas menyatakan kesiapan pihaknya mendukung layanan kesehatan di Rutan Banyumas.
“Dinas Kesehatan tentu menyambut sangat baik inisiatif ini dan kami siap mendukung sepenuhnya program-program pelayanan kesehatan yang akan diselenggarakan di Rutan Banyumas. Kami akan mengawal proses percepatan perizinan klinik agar segera rampung, serta menerjunkan tim untuk program penanggulangan TB dan HIV, tentunya dengan tetap menyesuaikan pada koridor dan batasan kewenangan yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan,” ujar Agus.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan operasional klinik Rutan Banyumas sekaligus memperkuat upaya deteksi dini dan penanganan kesehatan bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Banyumas
What's Your Reaction?


