Dukung Ketahanan Pangan, Bapas Luwuk Dorong Pemberdayaan Klien melalui Budi Daya Ikan Lele

Dukung Ketahanan Pangan, Bapas Luwuk Dorong Pemberdayaan Klien melalui Budi Daya Ikan Lele

Luwuk, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Luwuk terus dorong pemberdayaan Klien Pemasyarakatan melalui kegiatan produktif yang bernilai ekonomi sekaligus dukung program ketahanan pangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui rencana pengembangan budi daya ikan lele di Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Hanafi Garden, Desa Koyoan, salah satu desa binaan Bapas Luwuk, Rabu (7/10).

Program tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi Bapas Luwuk dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banggai terkait permohonan bantuan bibit ikan lele dan kolam bagi Pokmas Lipas Hanafi Garden. Selain membuka peluang kegiatan produktif bagi Klien Pemasyarakatan, budi daya ikan lele diharapkan jadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi lokal yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan di tengah masyarakat.

Sebagai desa binaan Bapas Luwuk, Desa Koyoan menjadi salah satu lokasi yang didorong untuk mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat guna mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Melalui Pokmas Lipas Hanafi Garden, Bapas Luwuk berupaya membangun ruang kolaborasi antara Klien, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menciptakan kegiatan produktif dan berkelanjutan.

Kepala Bapas Luwuk, La Ode Muhamad Masrul, menyampaikan bahwa pemberdayaan Klien Pemasyarakatan perlu diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kami berharap program ini tidak hanya menjadi peluang usaha bagi Klien Pemasyarakatan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan potensi yang ada di masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kami ingin Klien memiliki kesempatan untuk produktif dan mampu membangun kemandirian,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung program pembimbingan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan. Melalui keterlibatan Pokmas Lipas di desa binaan, Klien diharapkan memperoleh ruang untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membangun kepercayaan diri dalam menjalani proses reintegrasi sosial.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Pokmas Lipas Hanafi Garden untuk pastikan kesiapan kelompok serta tindaklanjuti kelengkapan administrasi. Jajaran Bapas Luwuk kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Koyoan dan diterima langsung oleh kepala desa yang menyambut baik rencana pemberdayaan Klien Pemasyarakatan melalui budi daya ikan lele di wilayah desa.

Koordinasi selanjutnya dilakukan dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banggai dan diterima oleh staf bidang budi daya perikanan yang bertugas melakukan pendataan kelompok penerima bantuan. Pembahasan difokuskan pada pemenuhan data dan administrasi sebagai bagian dari proses pengajuan bantuan bibit ikan lele dan kolam bagi Pokmas Lipas Hanafi Garden.

Pegawai Dinas Perikanan Kabupaten Banggai, Rais, menyampaikan dukungan terhadap rencana pengembangan budi daya ikan lele yang melibatkan Pokmas Lipas Hanafi Garden. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk kegiatan perikanan budi daya dapat menjadi salah satu langkah produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok.

“Program seperti ini sangat baik karena selain memanfaatkan lahan yang tersedia, juga dapat memberikan kegiatan yang produktif bagi kelompok. Kami dari Dinas Perikanan mendukung dan akan membantu dalam proses pendataan serta pemenuhan persyaratan agar bantuan dapat diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Rais.

Dukungan tersebut juga disambut positif oleh Ketua Pokmas Lipas Hanafi Garden, Sadam. Ia menyampaikan bahwa kelompoknya siap memanfaatkan bantuan yang nantinya diberikan untuk mengembangkan budi daya ikan lele secara berkelanjutan dan melibatkan Klien Pemasyarakatan dalam kegiatan produktif.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapas Luwuk serta Dinas Perikanan. Kami siap mengelola bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Harapannya, budi daya ikan lele ini dapat berkembang, memberikan hasil bagi kelompok, dan menjadi wadah bagi Klien Pemasyarakatan untuk belajar serta memiliki kegiatan yang positif dan menghasilkan,” kata Sadam.

Kegiatan budi daya ikan lele tersebut diharapkan memberi keterampilan dan peluang ekonomi bagi Klien Pemasyarakatan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kerja sama antara Bapas Luwuk, Dinas Perikanan Kabupaten Banggai, Pemerintah Desa Koyoan, dan Pokmas Lipas Hanafi Garden menjadi langkah penting dalam mendukung keberlanjutan program pemberdayaan tersebut.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Bapas Luwuk terus berupaya hadirkan program pembimbingan yang tidak berhenti pada pendampingan, tetapi juga membuka ruang bagi Klien Pemasyarakatan untuk mandiri, produktif, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, termasuk mendukung ketahanan pangan di desa binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Luwuk

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0