Tingkatkan Keterampilan, Rutan Majene Hadirkan Kelas Bahasa Inggris bagi Warga Binaan
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali laksanakan pembinaan kepribadian melalui kelas bahasa Inggris bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rutan Majene dengan melibatkan petugas serta peserta magang sebagai pembimbing, Rabu (7/10).
Kelas bahasa Inggris ini jadi salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan untuk tingkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri Warga Binaan. Materi diberikan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan peserta, mulai dari pengenalan kosakata dasar, percakapan sederhana, pengucapan, hingga latihan komunikasi sehari-hari dalam bahasa Inggris.
Dalam pelaksanaannya, petugas Rutan bersama peserta magang turut berperan aktif memberikan materi dan mendampingi Warga Binaan selama proses pembelajaran. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana belajar yang interaktif sehingga Warga Binaan tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mendapat kesempatan mempraktikkannya secara langsung.
Petugas pembimbing kelas bahasa Inggris, Awaluddin, menyampaikan bahwa pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pemahaman dasar dan praktik agar Warga Binaan lebih mudah mengikuti materi.
“Pada pertemuan kali ini kami memberikan materi Preposition of Place. Kami mencoba menghubungkan materi dengan benda-benda yang ada di sekitar sehingga Warga Binaan lebih mudah memahami penggunaan kata seperti in, on, under, beside, dan lainnya. Harapannya, mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga mampu menggunakannya dalam percakapan sederhana,” ujar Awaluddin.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Wsl mengungkapkan bahwa mengikuti kelas bahasa Inggris memberikan pengalaman baru sekaligus menambah pengetahuan yang dapat dimanfaatkan selama menjalani masa pembinaan.
“Saya senang mengikuti kelas bahasa Inggris karena bisa belajar hal baru. Materi tentang posisi benda cukup mudah dipahami karena langsung dipraktikkan. Semoga kelas seperti ini terus dilaksanakan agar kami bisa menambah kemampuan dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris,” ungkap Wsl.
Secara terpisah, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menuturkan bahwa pembinaan pendidikan dan keterampilan merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Melalui kegiatan seperti kelas bahasa Inggris, Warga Binaan diharapkan dapat memanfaatkan masa pembinaan untuk memperoleh kemampuan baru yang menunjang kesiapan mereka saat kembali ke tengah masyarakat.
“Pembinaan bukan hanya bagaimana Warga Binaan menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana mereka memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat. Kelas bahasa Inggris menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan kepercayaan diri,” tutur Christy.
Rutan Majene berkomitmen kembangkan berbagai program pembinaan yang edukatif, produktif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan petugas, peserta magang, serta berbagai pihak terkait, pembinaan diharapkan mampu memberikan bekal positif bagi Warga Binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
Melalui pembelajaran yang konsisten, Warga Binaan diberikan ruang untuk berkembang, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


