Lapas Geser Optimalkan Pembinaan Kemandirian lewat Budi Daya Cabai
Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser beri bekal keterampilan kepada Warga Binaan melalui kegiatan pertanian. Salah satunya, persiapan pemindahan bibit cabai yang telah memasuki usia siap tanam ke media yang lebih besar, Selasa (22/9).
Dalam persiapan tersebut, Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, bersama petugas jaga, Ruslan A. R. Ialuhun, dampingi Warga Binaan memeriksa kondisi bibit cabai. Warga Binaan juga mendapat arahan untuk memangkas daun bagian bawah secara selektif guna mengurangi penguapan, mencegah serangan hama, dan mendukung pertumbuhan batang sebelum bibit dipindahkan ke media tanam baru.
Alhamid menjelaskan bahwa ketelitian dalam persiapan dan pemindahan bibit turut menentukan keberhasilan panen. Karena itu, petugas memberi bimbingan mengenai tahapan penanaman dan perawatan yang tepat.
“Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyukseskan program pembinaan kemandirian. Melalui praktik langsung yang terukur, Warga Binaan tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, tetapi benar-benar menyerap ilmu agrokompleks secara sistematis, mulai dari penyemaian hingga teknik perawatan intensif. Kami berharap bekal keterampilan ini dapat menjadi modal berharga bagi mereka untuk berwirausaha dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti,” ujar Alhamid.
Salah seorang Warga Binaan, SB, yang turut terlibat dalam penyiapan bibit cabai mengungkap rasa syukur dan antusiasnya mengikuti program tersebut.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa diberikan kesempatan ikut dalam kegiatan ini. Saya belajar banyak tentang cara mempersiapkan bibit cabai yang telah disemai sebelum dipindahkan ke wadah yang lebih besar. Dari program ini, saya juga jadi tahu bagaimana cara merawat tanaman cabai dengan baik dan benar,” ujar SB.
Petugas jaga yang turut mendampingi, Ruslan A. R. Ialuhun, menilai kegiatan ini bagian dari pembinaan kemandirian untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan pertanian.
“Melalui program ini, Lapas Geser memberikan ruang dan kesempatan langsung bagi Warga Binaan untuk mendalami seluruh proses budi daya tanaman secara berkelanjutan. Sebelum memasuki tahapan ini, bibit-bibit cabai unggulan tersebut telah melewati fase penyemaian intensif guna memastikan kualitas akar dan batang yang optimal,” jelas Ruslan.
Secara terpisah, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan bahwa pertanian menjadi salah satu program pembinaan kemandirian di Lapas Geser. Program ini bertujuan membentuk kebiasaan produktif sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis selama menjalani masa pidana.
“Pembinaan kemandirian melalui bidang agribisnis ini merupakan langkah konkret kami dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan nyata. Kami berharap program ini dapat terus berjalan secara konsisten dan berkembang, sehingga para Warga Binaan memiliki modal keahlian yang bermanfaat dan bernilai ekonomi saat mereka kembali ke tengah masyarakat nanti,” pungkas Nober.
Kegiatan ini juga jadi bagian dari dukungan Lapas Geser terhadap program ketahanan pangan nasional. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Geser
What's Your Reaction?


