Lapas Namlea Gelar Skrining Penyakit Menular Tahap II, Periksa 150 Warga Binaan
Namlea, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea bersama Puskesmas Sawa kembali gelar skrining penyakit menular bagi Warga Binaan, Kamis (8/10). Pada tahap kedua ini, sebanyak 150 Warga Binaan mengikuti pemeriksaan di aula Lapas.
Sepekan sebelumnya, skrining diikuti 51 Warga Binaan. Pada tahap kedua, Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa memeriksa seluruh Warga Binaan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif dan preventif Lapas Namlea bersama Puskesmas Sawa untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular di lingkungan Lapas.
“Penyakit menular merupakan salah satu hal yang kami antisipasi bagi Warga Binaan. Faktor kepadatan penghuni dan overkapasitas yang saat ini kita alami beresiko tinggi menumbuhkembangkan penyakit menular dengan cepat di kalangan Warga Binaan. Oleh karena itu, langkah proaktif dari Puskesmas Sawa sangat kami apresiasi,” ucap Marasabessy.
Melalui asesmen, pemeriksaan fisik, dan pengambilan sampel, Warga Binaan mengikuti rangkaian skrining untuk mendeteksi gejala penyakit menular, meliputi tuberkulosis (TBC), HIV, dan sifilis.
Penanggung Jawab Sifilis Puskesmas Sawa, Romlah Bugis, mengatakan Warga Binaan yang terindikasi mengalami penyakit menular akan menjalani pemeriksaan lanjutan dan mendapat pengobatan sesuai hasil diagnosis.
“Kami akan melakukan langkah-langkah pencegahan apabila ditemukan suspect yang diduga mengalami penyakit menular dengan pemeriksaan yang lebih mendetail untuk mengonfirmasikan bahwa penderita benar-benar mengidap penyakit tersebut. Apabila positif akan kami berikan terapi dengan pemberian antibiotik secara berkala,” ungkap Romlah. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Namlea
What's Your Reaction?


