Lapas Banjarmasin Perkuat Rohani Warga Binaan Kristiani lewat Ibadah bersama GBI Diaspora

Lapas Banjarmasin Perkuat Rohani Warga Binaan Kristiani lewat Ibadah bersama GBI Diaspora

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus perkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui pembinaan kerohanian, salah satunya diwujudkan dengan ibadah bagi Warga Binaan Kristiani oleh Gereja Bethel Indonesia (GBI) Diaspora di Gereja Oikumene, Selasa (14/7). Rangkaian ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan penyampaian firman tuhan yang mengajak Warga Binaan untuk tetap memiliki iman dan pengharapan dalam menjalani masa pembinaan sekaligus menjadi teladan melalui perubahan sikap dan perilaku.

Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak, mengajak Warga Binaan agar senantiasa mengandalkan tuhan dalam setiap proses kehidupan. "Dalam renungan ini, sadari bahwa kita tidak dapat menjadi saksi Kristus dengan kekuatan sendiri. Dalam menghadapi setiap pergumulan hidup, andalkanlah pimpinan dan hikmat Roh Kudus agar karakter, perkataan, dan tindakan kita senantiasa memuliakan tuhan," ujarnya.

Ibadah diikuti oleh seluruh Warga Binaan Kristiani bersama Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin. Pelayanan dipimpin oleh Pdt. Zeni Sugiyani dengan mengangkat tema dari Kisah Para Rasul 1:8 yang mengingatkan setiap orang percaya menerima kuasa Roh Kudus untuk menjadi saksi Kristus melalui kehidupan yang mencerminkan kasih, kejujuran, saling menghargai, dan kepedulian terhadap sesama.

Salah seorang Warga Binaan, Mulyadi, mengaku ibadah tersebut memberikan kekuatan dan semangat untuk terus memperbaiki diri. "Roh Kudus memberi saya kekuatan dalam menjalani kehidupan ini. Firman tuhan hari ini menguatkan saya untuk terus berharap, bertumbuh dalam iman, dan menjalani masa pembinaan dengan lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. "Kami berkomitmen memberikan ruang bagi setiap Warga Binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Melalui pembinaan spiritual yang berkelanjutan, kami berharap terbentuk karakter yang lebih baik sehingga mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan bermanfaat," tegasnya.

Pelaksanaan ibadah bersama GBI Diaspora ini menjadi sinergi Lapas Banjarmasin dengan lembaga keagamaan dalam memenuhi hak beribadah Warga Binaan sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian sebagai tujuan Pemasyarakatan, yakni membentuk Warga Binaan menjadi insan yang sadar akan kesalahan, memperbaiki diri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0