Lapas Batulicin Fasilitasi Kebaktian Virtual, Teguhkan Iman dan Pengharapan Warga Binaan

Lapas Batulicin Fasilitasi Kebaktian Virtual, Teguhkan Iman dan Pengharapan Warga Binaan

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin fasilitasi kebaktian virtual bagi Warga Binaan Nasrani sebagai pembinaan kepribadian, Jumat (4/9). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk tetap menjalankan ibadah sekaligus memperoleh penguatan iman dan pengharapan selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, menjelaskan pembinaan keagamaan diberikan sebagai upaya membentuk kepribadian Warga Binaan secara menyeluruh. Keberlanjutan ibadah juga penting agar Warga Binaan tetap memiliki ruang untuk memperkuat nilai spiritual selama menjalani masa pembinaan.

“Kebaktian virtual kami fasilitasi agar Warga Binaan Nasrani tetap menjalankan ibadah secara rutin dan memperoleh penguatan rohani. Kami berharap firman yang diterima dapat menjadi sumber kekuatan dan pengharapan sekaligus mendorong mereka untuk terus membangun sikap serta perilaku yang lebih baik selama mengikuti pembinaan,” ujar Harry.

Pada kesempatan itu, kebaktian diikuti Warga Binaan secara tertib dan khidmat. Rangkaian ibadah meliputi pujian dan penyembahan serta penyampaian firman Tuhan yang mengajak peserta untuk tetap percaya, teguh dalam iman, dan memiliki pengharapan dalam menghadapi setiap keadaan.

Pesan rohani yang disampaikan dalam kebaktian menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan dan menjadikan setiap keadaan sebagai proses pembentukan diri. Nilai tersebut diarahkan agar Warga Binaan membangun sikap yang lebih baik, menjaga ketenangan, dan memiliki keyakinan untuk menjalani proses pembinaan dengan penuh tanggung jawab.

Warga Binaan berinisial S mengungkapkan kebaktian menjadi salah satu kegiatan yang membantunya tetap memiliki ketenangan dan semangat selama menjalani masa pembinaan. Ia merasakan pesan rohani yang disampaikan memberikan penguatan untuk tetap percaya kepada Tuhan dan tidak kehilangan harapan terhadap masa depan.

“Bagi saya, kebaktian ini memberikan kekuatan untuk tetap percaya kepada Tuhan dalam setiap keadaan. Firman yang disampaikan membuat saya lebih tenang serta mengingatkan untuk terus memperbaiki diri dan menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan,” ujar S.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan pemenuhan hak beribadah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan Warga Binaan. Pembinaan keagamaan diharapkan memberikan kekuatan spiritual sekaligus membangun kesadaran untuk menjalani proses perubahan secara positif.

“Kami memberikan ruang bagi seluruh Warga Binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya sebagai pemenuhan hak sekaligus pembinaan kepribadian. Khusus bagi Warga Binaan Nasrani, kebaktian menjadi sarana untuk menjaga iman serta menumbuhkan pengharapan agar mereka tetap memiliki kekuatan dalam menjalani pembinaan dan keyakinan untuk memperbaiki kehidupan ke depan,” ujar Thoha.

Kebaktian virtual menunjukkan komitmen Lapas Batulicin dalam menjaga keberlanjutan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Nasrani. Diahrapkan, Warga Binaan Nasrani memperoleh kesempatan untuk memelihara kehidupan spiritual selama berada di Lapas serta menjadi sumber kekuatan batin sekaligus menumbuhkan pengharapan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0