Lapas Kelas I Cipinang Optimalkan Kader Kesehatan, Bangun Hunian Sehat dan Responsif
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat pembinaan berbasis kepedulian dan tanggung jawab sosial melalui pembekalan kader kesehatan Warga Binaan Aula Bina Insan, Rabu (6/5). Program ini menjadi langkah strategis untuk membentuk perwakilan kesehatan di setiap blok hunian guna mendukung deteksi dini, respons cepat, dan penguatan pola hidup sehat di lingkungan Lapas. Warga Binaan dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar kesehatan agar menjadi garda terdepan dalam membantu sesama penghuni blok, khususnya dalam kondisi darurat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari klinik Lapas.
Dalam kegiatan itu, tim tenaga kesehatan (nakes) Lapas Kelas I Cipinang memberikan sejumlah materi penting, mulai dari penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes melitus, penanganan kegawatdaruratan dan pertolongan pertama sederhana, hingga edukasi mengenai diare dan demam berdarah yang menjadi perhatian di lingkungan padat hunian. Peserta juga mendapatkan pembekalan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta praktik simulasi mencuci tangan enam langkah sesuai standar kesehatan.
Salah satu tim nakes, Dewi Sriwijaya, menjelaskan keberadaan kader kesehatan akan memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan di blok hunian. “Dengan adanya kader kesehatan, setiap blok memiliki perwakilan yang dapat membantu memantau kondisi kesehatan teman-temannya. Ini akan mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi kondisi darurat maupun keluhan kesehatan,” jelasnya.
Antusiasme disampaikan salah satu peserta pembekalan, IVN, yang bangga mendapat kesempatan mengikuti program tersebut. “Kami merasa dipercaya dan punya tanggung jawab baru untuk membantu sesama. Ilmu yang kami dapatkan sangat bermanfaat. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk teman-teman di blok,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pembentukan kader kesehatan merupakan penguatan pembinaan yang berorientasi pada kepedulian, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab bersama. Lingkungan hunian yang sehat dan responsif menjadi faktor penting dalam mendukung stabilitas keamanan dan keberhasilan pembinaan secara menyeluruh.
“Kader kesehatan akan menjadi ujung tombak di blok hunian. Mereka tidak hanya membantu mendeteksi dini gangguan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat dan kepedulian terhadap sesama. Ini adalah pembinaan karakter dan budaya saling menjaga di lingkungan lapas,” tegas Wachid.
Melalui pembentukan kader kesehatan, Lapas Kelas I Cipinang menegaskan pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keterampilan kerja, tetapi juga membangun nilai kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab sosial di antara Warga Binaan. Langkah ini menjadi implementasi Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, humanis, dan responsif. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


