Lapas Kotabaru Panen 40 Ikat Pakcoy Hidroponik, Hasil Inovasi di Lahan Terbatas
Kotabaru, INFO PAS - Keterbatasan lahan tidak jadi hambatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembangkan program pembinaan kemandirian. Melalui budidaya hidroponik, Warga Binaan berhasil memanen 40 ikat pakcoy berkualitas, Selasa (12/5).
Budidaya dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan ruang yang tersedia di lingkungan Lapas. Meski menggunakan area terbatas, hasil panen tetap tumbuh segar dan layak konsumsi, tunjukkan efektivitas penerapan metode hidroponik dalam kegiatan pembinaan.
Hasil panen tersebut kemudian didistribusikan ke salah satu minimarket lokal, Winmart, sebagai bentuk keberlanjutan program yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyebut keterbatasan lahan justru menjadi dorongan untuk berinovasi dalam pembinaan.
“Kami terus memanfaatkan setiap ruang yang ada agar tetap produktif. Hasil ini membuktikan bahwa dengan metode yang tepat, keterbatasan bisa menjadi peluang,” ujarnya.
Pembina kemandirian, Rangga Yudhanto, menambahkan bahwa sistem hidroponik menjadi solusi efektif dalam kondisi tersebut. “Dengan hidroponik, kami bisa mengatur penanaman secara efisien dan tetap menghasilkan produk yang berkualitas meskipun lahan terbatas,” tuturnya.
Salah satu Warga Binaan, S, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami belajar bahwa meski dengan keterbatasan, tetap bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus mendorong pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat diterapkan setelah bebas nanti. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


