Lapas Perempuan Palu Gandeng Sahabat Kota Sejati Gelar Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu kembali laksanakan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Kristen, Rabu (5/11). Bekerja sama dengan Sahabat Kota Sejati, kegiatan ini merupakan upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan spiritual Warga Binaan.
Kegiatan yang berlangsung di Gereja Tesalonika Lapas Perempuan Palu ini diikuti 22 Warga Binaan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat mencerminkan antusiasme Warga Binaan untuk mengikuti setiap rangkaian ibadah. Warga Binaan diajak untuk memperdalam pemahaman iman, menumbuhkan rasa syukur, dan memperkuat hubungan spiritual dengan tuhan sebagai bagian dari proses pembinaan diri selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, menyampaikan pembinaan kerohanian menjadi salah satu aspek penting dalam pembinaan kepribadian Warga Binaan guna membentuk karakter yang lebih baik dan menumbuhkan kesadaran moral. “Melalui pembinaan rohani seperti ini, kami berharap Warga Binaan memperbaiki diri, memperdalam nilai-nilai keimanan, dan memiliki semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat nanti,” harapnya.
Ibadah tersebut dipimpin langsung oleh Pendeta Albert Paul dari Sahabat Kota Sejati yang telah menjadi mitra aktif dalam mendukung kegiatan keagamaan di Lapas Perempuan Palu. Ia menekankan pentingnya pertobatan dan pembaruan hidup seraya memberikan pesan agar setiap Warga Binaan tetap memiliki harapan dan tidak menyerah dalam menghadapi proses kehidupan.
“Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memulai kehidupan yang baru,” tutur Pendeta Albert.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang secara konsisten dilaksanakan Lapas Perempuan Palu melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas rohani dan lembaga keagamaan lokal. Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan spiritual, tetapi juga ketenangan batin yang dapat membantu mereka menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Palu terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi pembinaan kepribadian, sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan. yakni membentuk Warga Binaan yang beriman, produktif, dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Palu
What's Your Reaction?


