Lapas Tamako dan Kemenag Kab. Kepulauan Sangihe Hadirkan Pembinaan Rohani bagi Warga Binaan

Lapas Tamako dan Kemenag Kab. Kepulauan Sangihe Hadirkan Pembinaan Rohani bagi Warga Binaan

Tamako,  INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Tamako terus optimalkan pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pembinaan kerohanian bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini merupakan pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter Warga Binaan agar memiliki keimanan, ketakwaan, dan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Tamako, Torkis Freddy Siregar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kemenag Kabupaten Kepulauan Sangihe atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung pembinaan kerohanian di Lapas Tamako.  "Kehadiran Penyuluh Agama dari Kemenag menumbuhkan harapan, menguatkan hati, dan memberikan semangat baru bagi Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri. Semoga kolaborasi yang baik ini terus terjaga dan makin memberikan manfaat bagi proses pembinaan di Lapas Tamako," harapnya, Rabu (5/8).

Pada kesempatan itu, pembinaan kerohanian dilaksanakan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing Warga Binaan. Warga Binaan Muslim mengikuti ceramah keagamaan di musala Lapas Tamako yang disampaikan oleh Ustaz Ahadiyat A. Soleman. Sementara itu, Warga Binaan Kristen mengikuti ibadah dan pendalaman firman Tuhan di Gedung Ibadah Oikumene yang dipimpin oleh Pdt. Boyke S. Dehoop.

Ustaz Ahadiyat mengajak seluruh Warga Binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi diri, membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, dan menghiasi diri dengan akhlak yang mulia. "Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi Allah Swt. selalu membuka pintu taubat bagi hamba-Nya yang ingin memperbaiki diri. Kosongkan hati dari rasa benci, dendam, iri, dan sifat-sifat tercela lainnya, lalu isi dengan keikhlasan, kesabaran, kejujuran, dan kasih sayang kepada sesama. Rasulullah saw. telah memberikan teladan luar biasa. Beliau sering disakiti, dihina, bahkan diperlakukan tidak baik, namun selalu membalasnya dengan kebaikan dan memaafkan. Akhlak mulia itulah yang hendaknya kita jadikan pedoman dalam menjalani kehidupan," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Pdt. Boyke menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Yeremia 17:7, "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN." Ia mengajak seluruh Warga Binaan untuk senantiasa menaruh pengharapan kepada Tuhan dan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk membangun kehidupan yang baru.

"Percayakanlah setiap langkah hidup kita kepada Tuhan karena Dia sanggup menuntun kita menuju kehidupan yang lebih baik. Saya berharap ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, saudara hadir sebagai pribadi yang membawa damai, kasih, dan menjadi berkat bagi sesama," pesan Pdt. Boyke. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tamako

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0