Lapas Tolitoli Buka Lahan 882 Meter Persegi untuk Ketahanan Pangan

Lapas Tolitoli Buka Lahan 882 Meter Persegi untuk Ketahanan Pangan

Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli buka lahan tambahan seluas 882 m2 untuk pengembangan komoditas hortikultura, Selasa (11/8). Sembilan Warga Binaan dilibatkan dalam proses pembukaan dan persiapan lahan yang nantinya ditanami kangkung, sawi, bayam, dan tanaman hortikultura lainnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan di lahan milik mitra melalui Subseksi Kegiatan Kerja. Pembukaan lahan jadi langkah awal untuk memperluas area pertanian produktif sekaligus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan di bidang pertanian.

Kegiatan diawasi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, I Putu Arta Wibawa, bersama Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, dan staf kegiatan kerja. Warga Binaan terlibat dalam pembersihan serta penyiapan lahan sebelum memasuki tahap penanaman.

Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, mengatakan perluasan lahan dilakukan untuk tingkatkan produktivitas program pertanian sekaligus memperluas kesempatan Warga Binaan mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan perkuat ketahanan pangan serta bekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

"Kami terus berupaya memanfaatkan setiap potensi yang ada untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan yang produktif kepada Warga Binaan. Dengan adanya tambahan lahan seluas 882 m2 ini, kami berharap hasil pertanian ke depan semakin optimal dan semakin banyak Warga Binaan yang dapat memperoleh keterampilan di bidang pertanian,” hara Mansur.

Senada, Frengki menjelaskan pembukaan lahan menjadi tahap awal sebelum proses penanaman dilakukan. “Saat ini kami fokus melakukan pembersihan dan penyiapan lahan agar nantinya siap ditanami. Setelah kondisi lahan memungkinkan, kami akan mulai menanam komoditas seperti kangkung, sawi, bayam, dan tanaman hortikultura lainnya. Warga Binaan kami libatkan secara langsung agar mereka memahami seluruh proses pertanian, mulai dari persiapan lahan sampai dengan masa panen,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan yang terlibat, Amrin, menyambut baik kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan dalam pengelolaan lahan memberikan pengalaman baru yang dapat menjadi bekal setelah bebas.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama bagaimana menyiapkan lahan sebelum ditanami. Semoga nantinya hasilnya bagus dan ilmu yang kami dapatkan bisa menjadi bekal ketika sudah kembali ke masyarakat,” ungkap Amrin.

Pembukaan lahan tambahan tersebut pengembangan pembinaan kemandirian berbasis pertanian di Lapas Tolitoli. Selain dukung produksi pangan, kegiatan ini beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk pelajari tahapan pertanian secara langsung, mulai dari persiapan lahan hingga panen. Lapas Tolitoli akan melanjutkan penyiapan lahan hingga siap ditanami sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian. (afn)

 

 

Kontributor: Humas Lapas Tolitoli

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0