Lapas Tolitoli Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus, Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat Warga Binaan
Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus berkomitmen menjaga kesehatan dan keselamatan Warga Binaan melalui berbagai program edukasi kesehatan. Pada Selasa (9/6), Lapas Tolitoli laksanakan sosialisasi upaya pencegahan penularan Hantavirus yang diikuti seluruh Warga Binaan.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman Warga Binaan mengenai bahaya Hantavirus serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai deteksi dini dalam menjaga kesehatan lingkungan Pemasyarakatan. Peserta diberikan materi mengenai pengenalan Hantavirus, cara penularan, gejala penyakit, langkah-langkah pencegahan, hingga tindakan yang harus dilakukan apabila ditemukan indikasi gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus. Selain itu, Warga Binaan juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit.
Perawat Lapas Tolitoli, KD. Kartika Saraswati, menyampaikan kebersihan lingkungan memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit menular. “Hantavirus dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh Warga Binaan untuk rutin menjaga kebersihan kamar hunian, membuang sampah pada tempatnya, dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan kesehatan Warga Binaan merupakan salah satu prioritas yang terus diperhatikan jajaran Lapas. “Sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang penting untuk meningkatkan pemahaman Warga Binaan terkait penyakit menular, khususnya Hantavirus. Kami berharap seluruh Warga Binaan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan hunian sebagai bentuk upaya bersama dalam menjaga kesehatan,” harapnya.
Senada, Kepala Subseksi Perawatan, I Kadek Wahyudiana, menjelaskan edukasi kesehatan merupakan upaya pembinaan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan kepada Warga Binaan. “Pencegahan merupakan langkah terbaik dalam menjaga kesehatan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan memahami faktor risiko penularan Hantavirus dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.
Sosialisasi berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar. Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait Hantavirus dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka lebih memahami bagaimana penyakit dapat menular dan cara mencegahnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tolitoli berharap seluruh Warga Binaan makin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh penghuni Lapas. Selain itu, kegiatan ini menjadi komitmen Lapas Tolitoli dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat dan produktif. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


