Narasumber RRI Purwokerto, Karutan Kebumen dan PK Bapas Purwokerto Paparkan Pentingnya Pendirian Pos Bapas

Narasumber RRI Purwokerto, Karutan Kebumen dan PK Bapas Purwokerto Paparkan Pentingnya Pendirian Pos Bapas

Kebumen, INFO_PAS - Kepala Rumah Tahanan  Negara (Karutan) Kebumen, Pramu Sapta, hadir sebagai narasumber di Dialog Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto dengan judul ‘Pendirian Pos Bapas di Tingkat Kabupaten dan Fungsinya’, Jumat (24/10). Dialog ini juga dihadiri oleh Hadi Prasetyo, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya Bapas Purwokerto.

Dalam dialog tersebut, Karutan menjelaskan tentang pentingnya pendirian Pos Bapas di tingkat kabupaten dalam meningkatkan pelayanan kepada Warga Binaan. "Dengan adanya Pos Bapas, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada Warga Binaan dan membantu mereka dalam proses reintegrasi sosial," ujarnya.

Pramu mengapresiasi RRI atas kesempatan yang diberikan untuk menyosialisasikan tugas dan fungsi institusi Pemasyarakatan kepada masyarakat. "Terima kasih kepada RRI untuk menyosialisasikan tugas dan fungsi institusi Pemasyarakatan kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami bahwa pemerintah peduli terhadap Warga Binaan," katanya.

Karutan menambahkan bahwa semangat untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan harapan pimpinan menjadi motivasi bagi jajaran Rutan Kebumen. "Kami memiliki semangat untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan harapan pimpinandalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada Warga Binaan dan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Hadi Prasetyo selaku PK Ahli Madya Bapas Purwokerto menjelaskan rencana pembentukan Pos Bapas telah mulai diinisiasi, terutama di Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara. Ia menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan bentuk kesiapan menghadapi pemberlakuan KUHP Baru di mana peran Bapas makin krusial dalam pelaksanaan pidana kerja sosial dan pengawasan terhadap pelaku pidana bersyarat.

“Kami sudah berkomunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara. Respons yang kami terima sangat positif. Pemerintah daerah (pemda) memahami pentingnya pembentukan Pos Bapas ini untuk memperluas akses layanan Pemasyarakatan,” ujar Hadi.

Menurutnya, pembentukan Pos Bapas di tingkat kabupaten memiliki dua tujuan utama. Pertama, mempermudah akses pelayanan bagi Klien Pemasyarakatan, khususnya dalam melaksanakan kewajiban lapor dan mengikuti program pembimbingan. Dengan adanya Pos Bapas, jarak tempuh Klien yang tinggal di wilayah terpencil dapat dipersingkat sehingga layanan menjadi lebih efisien dan merata.

Kedua, pembentukan Pos Bapas juga bertujuan memperkuat koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum,  seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan pemda dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu. “Wilayah kerja kami cukup luas dan terdiri dari beberapa kabupaten. Dengan adanya Pos Bapas, koordinasi antarinstansi dan pelaksanaan pembimbingan di daerah berjalan lebih cepat dan efektif,” tambah Hadi.

Dalam sesi tanya jawab, pemandu acara menanyakan kendala yang mungkin dihadapi dalam proses pembentukan Pos Bapas di tingkat kabupaten. Menanggapi hal tersebut, Hadi mengungkapkan tantangan utama terdapat pada penyediaan sarana prasarana dan keterbatasan sumber daya manusia,  namun pihaknya optimistis kendala tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi yang erat antara Bapas dan pemda.

“Tantangan terbesar memang pada ketersediaan lokasi dan tenaga PK. Dengan semangat sinergi dan dukungan dari pemda, kami yakin pembentukan Pos Bapas dapat terwujud. Ini langkah konkret agar pelayanan Pemasyarakatan benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tegas Hadi.

Dialog ini diharapkan memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat tentang pendirian Pos Bapas dan fungsinya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya reintegrasi sosial bagi Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Kebumen, Bapas Purwokerto

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0