Panen Bayam 10 Kilogram, Anak Binaan LPKA Martapura Belajar Berkebun
Martapura, INFO_PAS – Hasil kerja keras dan ketekunan Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura akhirnya buahkan hasil. Setelah ditanam dan dirawat selama kurang lebih 30 hari, 10 kilogram tanaman bayam yang dibudidayakan di Kebun Sarana Edukasi LPKA Martapura berhasil dipanen, Jumat (6/3).
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, bersama jajaran petugas serta Anak Binaan yang sejak awal terlibat aktif dalam proses penanaman hingga perawatan tanaman.
Sejak tahap awal, Anak Binaan dilibatkan secara langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman bibit, penyiraman, hingga pemeliharaan tanaman. Keterlibatan ini menjadikan kegiatan bercocok tanam tidak hanya sebagai aktivitas rutin, tetapi juga sarana pembelajaran praktik yang memberikan pengalaman nyata bagi Anak Binaan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan LPKA Martapura melalui pelatihan keterampilan di bidang pertanian. Melalui metode pembelajaran berbasis praktik lapangan, Anak Binaan belajar memahami proses budidaya tanaman sekaligus menumbuhkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama hingga tanaman siap dipanen.
Selain memberikan pengalaman dan keterampilan, hasil panen bayam juga dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di dapur LPKA Martapura. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung proses pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan LPKA.
Program pertanian di Sarana Edukasi LPKA Martapura juga menjadi bentuk dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pembinaan secara produktif.
Dwi Hartono menegaskan bahwa kegiatan pertanian memiliki nilai pembelajaran yang penting bagi Anak Binaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar menanam dan memanen sayur, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi Anak Binaan. Mereka belajar tentang tanggung jawab, kesabaran, dan kerja keras hingga akhirnya dapat melihat hasil dari usaha yang mereka lakukan,” ujar Dwi Hartono.
Ia menambahkan bahwa program pertanian di Sarana Edukasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.
“Kami berharap melalui kegiatan ini Anak Binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat. Ketika kembali ke masyarakat nanti, setidaknya mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan mandiri,” tambahnya.
Salah satu Anak Binaan, MA, yang turut mengikuti kegiatan panen mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses bercocok tanam hingga pemanenan.
“Saya senang bisa belajar menanam dan merawat sayuran sampai dipanen. Awalnya saya tidak tahu bagaimana cara menanam, tetapi di sini kami diajarkan dari awal sampai akhir. Semoga ilmu ini bisa saya gunakan nanti ketika kembali ke rumah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan panen bayam ini, LPKA Martapura kembali hadirkan program pembinaan yang produktif dan edukatif, sekaligus bekali Anak Binaan dengan keterampilan praktis sebagai bekal masa depan. (afn)
Kontributor: Humas LPKA Martapura
What's Your Reaction?


