Panen Kacang Panjang, Lapas Piru Dorong Kemandirian Warga Binaan lewat Kebun Produktif
Piru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali tunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui panen kacang panjang yang dilaksanakan pada Senin (12/1). Dari kebun kemandirian yang dikelola bersama Warga Binaan, berhasil dipanen 35 ikat kacang panjang yang siap dipasarkan.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan hasil panen tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang berkelanjutan. “Alhamdulillah, hari ini kami berhasil memanen 35 ikat kacang panjang. Ini menunjukkan Warga Binaan mampu mengelola kegiatan pertanian secara produktif sekaligus belajar tentang tanggung jawab dan kerja sama,” pujinya.
Senada, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan ini merupakan komitmen dalam memberdayakan Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang berguna saat kembali ke masyarakat. “Pembinaan kemandirian seperti ini kami dorong agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan etos kerja. Harapannya, setelah bebas nanti, mereka mandiri secara ekonomi dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” harapnya.
Hasil panen kemudian langsung dijual kepada pedagang lokal yang datang langsung ke area kebun untuk mengambil hasil panen tersebut. Arianto Rukua, pedagang lokal yang datang langsung membeli hasil panen Lapas Piru mengapresiasi kualitas kacang panjang yang dihasilkan. “Kualitasnya bagus, segar, dan layak jual. Saya senang bisa bekerja sama dengan Lapas Piru karena selain membantu pemasaran, ini juga ikut mendukung pembinaan Warga Binaan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Piru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan bermanfaat, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat sekitar. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


