Pembinaan Produktif di Lapas Batulicin Berbuah Panen 255 Kilogram Ayam
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali tunjukkan hasil positif program pembinaan kemandirian melalui panen ayam pedaging dengan total hasil mencapai 255 kilogram, Sabtu (9/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Batulicin hadirkan pembinaan yang produktif dan bernilai guna bagi Warga Binaan.
Panen dilakukan bersama petugas dan Warga Binaan yang selama ini terlibat aktif dalam proses budidaya. Mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, pemantauan kesehatan ternak, hingga menjaga kebersihan lingkungan peternakan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan kerja.
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi sarana penting dalam membentuk karakter dan kesiapan Warga Binaan sebelum kembali ke masyarakat.
“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif dan bernilai guna agar Warga Binaan memiliki keterampilan, mental, dan kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Arifin.
Menurutnya, keberhasilan panen tersebut tidak hanya menunjukkan hasil kerja keras dan kedisiplinan, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan dapat berjalan optimal melalui kegiatan yang edukatif dan berkelanjutan.
Petugas Lapas Batulicin, Hairul, menyampaikan bahwa program peternakan ayam pedaging menjadi salah satu pembinaan unggulan yang terus menunjukkan perkembangan positif. Selain memberikan pengalaman kerja, kegiatan tersebut juga melatih tanggung jawab dan kerja sama antarsesama Warga Binaan.
“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan keterampilan budidaya ternak. Kami melihat antusiasme dan semangat mereka terus meningkat dalam mengikuti pembinaan,” ujar Hairul.
Salah seorang Warga Binaan, D, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam proses budidaya hingga panen berlangsung. “Kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi kami. Kami belajar bagaimana bekerja dengan disiplin dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.
Program peternakan ayam pedaging tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan praktis bagi Warga Binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Selain mendukung proses reintegrasi sosial, kegiatan itu juga bentuk pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan yang dilaksanakan Lapas Batulicin. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


