Peserta Magang di Lapas Perempuan Malang Dampingi Warga Binaan Kejar Paket, Latihan Membaca Jadi Bagian Pembinaan
Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatab (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang terus dorong pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan. Pada Senin (24/8), peserta magang Batch 1 Angkatan 2 ambil bagian dalam pembinaan dengan memberikan pendampingan latihan membaca kepada Warga Binaan yang mengikuti program kejar paket.
Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan interaktif. Peserta magang mendampingi Warga Binaan mulai dari membaca kata, menyusun kalimat, hingga melatih kelancaran membaca. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar Warga Binaan mengikuti proses belajar sesuai kemampuan masing-masing.
Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Dian Ekawaty, mengatakan keterlibatan peserta magang memberikan dukungan positif dalam pelaksanaan pembinaan pendidikan bagi Warga Binaan. “Pembinaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi bagaimana Warga Binaan memiliki kemampuan yang dapat bermanfaat ketika kembali ke masyarakat. Pendampingan latihan membaca menjadi salah satu bentuk dukungan agar mereka makin percaya diri dalam belajar,” ujarnya.
Keterlibatan peserta magang juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan secara langsung proses pembinaan yang berlangsung di lingkungan Pemasyarakatan. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga berkontribusi melalui kemampuan dan pengetahuan yang mereka miliki.
Salah satu peserta magang, Nadya Candra, mendapat pengalaman berharga saat mendampingi Warga Binaan dalam proses belajar. “Awalnya saya berpikir kegiatan ini hanya tentang mengajarkan membaca, tetapi ternyata ada banyak hal yang saya pelajari juga. Melihat semangat Warga Binaan untuk terus belajar membuat saya ikut termotivasi dan merasa senang bisa terlibat langsung,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Warga Binaan, Ifa Maulaya. Ia senang mendapatkan pendampingan selama latihan membaca karena membuat proses belajar terasa lebih mudah dan menyenangkan.
“Saya senang bisa belajar bersama dan didampingi. Kalau ada yang membimbing, saya jadi lebih percaya diri untuk membaca dan tidak malu ketika masih ada yang salah,” ungkap Ifa.
Program kejar paket menjadi salah satu upaya Lapas Perempuan Malang dalam memberikan akses pendidikan kepada Warga Binaan. Melalui pembelajaran berkelanjutan, Warga Binaan tetap memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pembinaan di Lapas bukan sekadar menjalani masa pidana. Di balik tembok Pemasyarakatan, proses belajar terus berjalan, membuka kesempatan bagi Warga Binaan untuk berkembang dan menyiapkan langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: LPP Malang
What's Your Reaction?


