Tausiah dan Tadarus, Rutan Masohi Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Tausiah dan Tadarus, Rutan Masohi Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Masohi, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi perkuat pembinaan kepribadian dan mental Warga Binaan melalui kegiatan kerohanian. Pembinaan bagi Warga Binaan Muslim berlangsung di Masjid Darussalam Rutan Masohi, Senin (24/8).

Kegiatan diawali tausiah yang dibawakan Tim Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan tersebut bagian dari pembinaan untuk memberi penguatan mental, moral, kedisiplinan, serta kesadaran beragama Warga Binaan.

Selain tausiah, Warga Binaan Muslim ikuti tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Kegiatan ini diarahkan untuk tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan ketepatan penerapan tajwid sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan Rutan.

Bagi Warga Binaan yang belum lancar membaca Al-Qur’an, turut diberikan pembelajaran menggunakan metode Iqra. Bimbingan dilakukan secara bertahap dengan pendampingan petugas pembinaan dan tim penyuluh agama.

Pengelola Pembinaan Kepribadian Rutan Masohi, Saddam Hussein Kairoty, mengatakan pembinaan kerohanian jadi bagian penting dalam proses perubahan sikap dan perilaku Warga Binaan.

“Pembinaan keagamaan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga diharapkan dapat membentuk sikap, mental, dan perilaku Warga Binaan menjadi lebih baik. Kami terus mendorong agar mereka mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Saddam.

Sementara itu, Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, menegaskan pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan akan terus didorong sebagai bagian dari persiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat dengan perubahan positif.

“Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Kami berharap kegiatan seperti tausiah, tadarus, dan pembelajaran Al-Qur’an dapat memberikan dampak positif bagi Warga Binaan, baik dari sisi mental, spiritual maupun perilaku,” kata Idris.

Ia juga mengajak seluruh Warga Binaan mengikuti setiap program pembinaan dengan serius dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Kami mengajak seluruh Warga Binaan untuk mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh. Jadikan pembinaan yang diberikan selama berada di Rutan sebagai bekal untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam pengawasan petugas pengamanan Rutan Masohi untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Melalui pembinaan kerohanian secara rutin, Rutan Masohi terus mendorong pembentukan Warga Binaan yang memiliki mental dan kepribadian lebih baik serta siap menjalani kehidupan secara positif setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Masohi

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0