Rutan Majene Tingkatkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan melalui Pembuatan Kerajinan Tangan
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus tunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pembuatan berbagai kerajinan tangan di area bimbingan kerja bersama para peserta magang, Kamis (20/8). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan potensi yang dimiliki. Dengan memanfaatkan berbagai bahan dan peralatan yang tersedia, Warga Binaan diarahkan untuk menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.
Pembina Kemandirian, Munardi Sakti, menjelaskan pembuatan kerajinan tangan dilaksanakan sebagai upaya memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan. Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada hasil produk, tetapi juga pada pembentukan sikap disiplin, ketekunan, tanggung jawab, dan kreativitas.
“Kami berusaha memberikan ruang kepada Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki. Kami juga terus mendorong mereka agar menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai guna dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi,” jelas Munardi.
“Yang paling penting adalah bagaimana Warga Binaan mengikuti prosesnya dengan serius, mulai dari belajar teknik pembuatan, menggunakan peralatan dengan baik, hingga menyelesaikan produk secara bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan tersebut terus mereka kembangkan,” tambahnya.
Rusdi, salah satu Warga Binaan, mengungkapkan kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. “Kami bisa belajar membuat sesuatu yang sebelumnya belum tentu kami kuasai. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, kami juga mendapatkan keterampilan yang mudah-mudahan berguna setelah menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan mengisi waktu, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi potensi usaha. Kami berharap Warga Binaan memperoleh pengalaman dan keahlian bermanfaat sebagai bekal setelah menjalani masa pidana,” harap Christy.
Ke depannya, Rutan Majene berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Melalui pembinaan kemandirian yang konsisten, diharapkan Warga Binaan memiliki keterampilan yang menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif dan mandiri setelah kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Majene
What's Your Reaction?


