Rutan Pelaihari Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan, Buka Akses Belajar bagi Warga Binaan
Pelaihari, INFO_PAS — Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tetap terbuka meski seseorang sedang menjalani masa pidana. Hal itu diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melalui program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C bagi Warga Binaan bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Pelaihari.
Pembelajaran yang berlangsung di Aula Tengah Rutan Pelaihari pada Senin (7/9) diikuti sebanyak 17 Warga Binaan. Delapas peserta mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B dengan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, sedangkan sembilan peserta lainnya mengikuti Paket C dengan mata pelajaran Matematika.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, mengatakan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk terus mengembangkan kemampuan diri. “Kesempatan belajar harus tetap terbuka bagi Warga Binaan. Melalui pendidikan kesetaraan ini, kami berupaya memberikan ruang bagi mereka untuk terus memperoleh pengetahuan dan mempersiapkan diri agar memiliki bekal yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, suasana pembelajaran berlangsung dengan pendekatan yang mendorong Warga Binaan untuk tetap aktif mengikuti proses belajar. Buku dan materi pelajaran menjadi rutinitas mereka, sekaligus memberikan ruang untuk mengembangkan pengetahuan dan mempertahankan semangat belajar selama menjalani pembinaan.
Sementara itu, Nadia dari SPNF SKB Pelaihari menyampaikan pendidikan kesetaraan merupakan bentuk layanan pendidikan yang dapat memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk tetap memperoleh hak belajar, termasuk bagi Warga Binaan. “Kami berharap pendidikan kesetaraan ini memberikan motivasi kepada Warga Binaan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan mereka kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat,” harapnya.
Salah seorang Warga Binaan, Rifqi, mengaku kegiatan belajar memberikan pengalaman positif selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, mengikuti pembelajaran membuat waktu yang dijalani di Rutan dapat diisi dengan kegiatan bermanfaat.
“Belajar di sini membuat saya tetap punya semangat untuk berkembang. Saya berharap apa yang saya pelajari menjadi bekal dan membantu saya ketika nanti kembali ke keluarga dan masyarakat,” kata Rifqi.
Program pendidikan kesetaraan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan sesuai jenjang yang ditempuh. Lebih dari sekadar kegiatan belajar di Rutan, program ini menjadi upaya menyiapkan bekal pengetahuan yang berguna bagi Warga Binaan ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Melalui akses pendidikan yang terus diberikan, Rutan Pelaihari berupaya menghadirkan pembinaan yang memberi manfaat nyata dan membuka peluang bagi Warga Binaan untuk melanjutkan langkah dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


