Rutan Rantau Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan dan Rutinkan Sapa Kasih

Rutan Rantau Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan dan Rutinkan Sapa Kasih

Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau melalui Poliklinik Rutan kembali laksanakan pelayanan kesehatan berupa perawatan dan pengobatan rutin bagi Warga Binaan, Senin (24/08). Kegiatan ini menjadi komitmen Rutan Rantau dalam memastikan hak kesehatan Warga Binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.

Pelayanan kesehatan diberikan oleh petugas paramedis kepada Warga Binaan yang datang untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan keluhan kesehatan yang disampaikan, meliputi gangguan pernapasan, penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan keluhan saraf.

Perawat Rutan Rantau, Adhila Nur Wifaq, menjelaskan setiap Warga Binaan yang berobat mendapatkan pemeriksaan sesuai dengan kondisi dan keluhan yang dialami. “Kami memberikan penanganan dan obat sesuai hasil pemeriksaan, serta terus memantau kondisi kesehatan Warga Binaan. Apabila terdapat keluhan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, akan segera kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Aidi Muslim, menyampaikan pelayanan kesehatan rutin merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak dasar Warga Binaan. “Kami memastikan setiap Warga Binaan yang membutuhkan pelayanan kesehatan memperoleh pemeriksaan dan pengobatan dengan baik. Pelayanan dilakukan secara rutin dalam menjaga kondisi kesehatan mereka selama menjalani masa pembinaan,” tegasnya.

Pelayanan kesehatan berlangsung dengan aman dan tertib. Melalui pelayanan medis yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Rantau terus berupaya memberikan pelayanan optimal dalam menjaga kesehatan dan mendukung proses pembinaan Warga Binaan.

Kepedulian terhadap Warga Binaan juga diwujudkan lewat kegiatan Sapa Kasih kepada Warga Binaan untuk membangun komunikasi yang humanis serta memperkuat hubungan antara petugas dan Warga Binaan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan berinteraksi secara langsung dengan Warga Binaan, menyapa, mendengarkan berbagai keluhan maupun kebutuhan, serta memberikan motivasi agar tetap mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik. Sapa Kasih juga menjadi sarana bagi petugas untuk mengetahui kondisi Warga Binaan secara lebih dekat sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Aidi menyampaikan bpendekatan secara humanis penting dalam pelaksanaan pelayanan kepada Warga Binaan. “Kami ingin menunjukkan petugas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir untuk mendengarkan dan memberikan perhatian kepada Warga Binaan. Komunikasi yang baik diharapkan menciptakan suasana yang lebih nyaman selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Kegiatan Sapa Kasih juga menjadi deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang mungkin dihadapi Warga Binaan. Dengan komunikasi yang terbuka dan pendekatan persuasif, petugas dapat memperoleh informasi secara langsung sekaligus memberikan arahan agar Warga Binaan senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan mengikuti ketentuan yang berlaku di Rutan Rantau.

Dengan kedekatan yang terjalin, diharapkan Warga Binaan merasa dihargai, lebih terbuka, dan makin termotivasi untuk mengikuti pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Rantau

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0