Sambut Hari Bakti Kemenimipas, Bapas Semarang Gelar Aksi Sosial 'Klien Bapas Peduli'
Semarang, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang laksanakan rangkaian Aksi Sosial Pemasyarakatan bertajuk “Klien Bapas Peduli” serta kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025, Kamis (13/11). Seluruh kegiatan berlangsung dalam satu hari dengan melibatkan Klien Pemasyarakatan, jajaran Bapas, serta unsur penegak hukum di Kota Semarang.
Kepala Bapas Semarang, Totok Budiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Pemasyarakatan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran sejumlah unsur penegak hukum seperti Ketua Pengadilan Negeri Semarang, perwakilan Polrestabes Semarang, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, mencerminkan kuatnya kolaborasi antarinstansi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam persiapan pelaksanaan KUHP Nasional,” terang Totok.
Aksi sosial dimulai dengan apel bersama yang turut diikuti Klien Pemasyarakatan. Apel dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus, Dr. Salman Alfarasi. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi terhadap kesiapan Bapas Semarang dalam menyongsong implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang berlaku mulai 2026, termasuk pelaksanaan pidana kerja sosial.
“Aksi Sosial Klien Bapas bukan hanya simbol kesiapan menyambut implementasi kerja sosial sebagai pidana alternatif, tetapi bukti bahwa Bapas benar-benar siap mengambil bagian dalam pelaksanaan KUHP,” ujar Salman.

Selain kerja bakti membersihkan fasilitas umum, Bapas Semarang juga membagikan paket sembako bagi Klien Pemasyarakatan dan masyarakat sekitar kantor Bapas. Totok menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian dan sarana memperkuat hubungan antara Bapas dan masyarakat.
“Semoga semangat Hari Bakti Kemenimipas tidak sekadar seremoni, tetapi tumbuh menjadi penguat empati dan peran sosial Bapas di tengah masyarakat,” tutup Totok. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Semarang
What's Your Reaction?


