Sinergi Lapas Batulicin dan Dinas Pertanian, Dorong Keterampilan Perkebunan Warga Binaan
Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin perkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan dengan penjajakan kerja sama di sektor perkebunan. Langkah ini diwujudkan melalui koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (14/4). Kegiatan ini merupakan upaya strategis pengembangan keterampilan produktif yang aplikatif bagi Warga Binaan.
Dalam koordinasi tersebut, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan disambut hangat oleh drh. Budhi Pahalawan selaku Medik Veteriner Ahli Muda DKPP Tanah Bumbu.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai rencana pengembangan program perkebunan yang meliputi pemilihan jenis tanaman unggulan, teknik budidaya, serta pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas. Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan dukungan teknis dan pendampingan yang dapat diberikan guna memastikan kegiatan pembinaan berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Program pembinaan di bidang perkebunan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam mengelola usaha berbasis pertanian. Mereka akan dilatih mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga panen. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Warga Binaan mampu memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan setelah kembali ke masyarakat.
Harry Indrawan menekankan pentingnya sinergi dengan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pembinaan. “Koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan program berjalan optimal. Kami berharap dukungan teknis dan pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan keterampilan Warga Binaan secara berkelanjutan,” ungkap Harry.
Hal tersebut disambut baik drh. Budhi Pahalawan. “Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi, sehingga program pembinaan bagi Warga Binaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa penguatan pembinaan kemandirian melalui sektor perkebunan merupakan langkah penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan berorientasi pada kebutuhan nyata di masyarakat. Program perkebunan ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi Warga Binaan,” ujar Arifin Akhmad.
Lapas Batulicin optimis bahwa program pembinaan kemandirian di bidang perkebunan dapat berkembang dengan baik. Diharapkan kegiatan ini mampu menciptakan peluang usaha baru serta meningkatkan kesiapan Warga Binaan dalam menjalani kehidupan yang produktif setelah bebas. (afn)
Kontibutor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


