Sinergi Pembinaan, Bapas Ambon Bekali Warga Binaan dan PPK Lapas Perempuan Ambon
Ambon, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon dukung keberhasilan program reintegrasi sosial bagi Warga Binaan melalui kegiatan Sosialisasi Peran Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan (PPK) dan Pembekalan Proses Reintegrasi Sosial, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon, Jumat (31/10). Hal ini sebagai upaya memberikan pemahaman mendalam mengenai tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi Warga Binaan untuk memperoleh hak integrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bapas Ambon, Ellen Mergareth Risakotta, menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan, dan partisipasi aktif Warga Binaan dalam setiap program pembinaan sebagai faktor utama penilaian kelayakan hak integrasi.
“Ketaatan dan kesungguhan Warga Binaan dalam mengikuti pembinaan menjadi dasar bagi petugas dalam menilai kelayakan mereka memperoleh hak integrasi. Setiap proses, mulai dari litmas hingga pemenuhan administrasi, harus dijalani dengan serius dan tertib,” jelas Ellen.
Ia juga memaparkan kembali peran strategis Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam penyusunan litmas, pendampingan, dan pengawasan selama proses integrasi sosial berlangsung. Ellen berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman Warga Binaan tentang pentingnya kerja sama dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Setiap hak integrasi memerlukan kelengkapan administrasi dan penilaian substantif. Kami mengajak seluruh Warga Binaan untuk aktif berkoordinasi, melengkapi dokumen, serta menjaga kedisiplinan sebagai bentuk kesiapan kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Nona Achmad, turut menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara Bapas dan Lapas menjadi kunci keberhasilan program pembinaan dan reintegrasi sosial.
“Melalui sosialisasi ini, Warga Binaan semakin memahami hak dan kewajiban mereka. Ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal perilaku dan pengetahuan yang lebih baik,” ungkap Nona.
Sementara itu, PK Muda Bapas Ambon, Milza Titaley, menjelaskan peran penting PPK dalam mendukung efektivitas pembinaan di Lapas.
“PPK adalah perpanjangan tangan PK di lapangan. Mereka berperan memastikan program pembinaan berjalan efektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara Warga Binaan dan petugas Bapas,” terang Milza.
Kegiatan ditutup dengan penegasan Ellen mengenai pentingnya kolaborasi lintas unit pelaksana teknis Pemasyarakatan dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkeadilan dan manusiawi.
“Terima kasih atas dukungan Lapas Perempuan Ambon dan seluruh jajaran. Sinergi ini harus terus dijaga agar proses reintegrasi sosial benar-benar berjalan efektif dan berkelanjutan,” ucapnya. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Ambon, LPP Ambon
What's Your Reaction?


