Bersama GBI Rock, Lapas Banjarmasin Perkuat Iman Warga Binaan Kristiani

Bersama GBI Rock, Lapas Banjarmasin Perkuat Iman Warga Binaan Kristiani

Banjarmasin, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus berkomitmen memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pendekatan spiritual. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan rohani bagi Warga Binaan Kristiani yang dilaksanakan bersama Gereja Bethel Indonesia Rock, Kamis (15/1).

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan pelayanan rohani merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual memiliki peran strategis dalam membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

“Pembinaan kepribadian melalui pelayanan rohani merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap iman Warga Binaan makin kuat, kesadaran diri tumbuh, dan mereka dibekali nilai-nilai positif sebagai fondasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” ujar Akhmad.

Kegiatan ibadah ini diikuti seluruh Warga Binaan Kristiani bersama Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh penghayatan, diawali dengan pujian serta penyembahan yang mengajak jemaat menenangkan hati dan mempersiapkan diri menerima firman Tuhan.

Pelayanan firman disampaikan oleh Dkn. Eko Trihastika dengan mengangkat tema dari Kitab Perjanjian Lama Yeremia 17:7–9. Dalam khutbahnya, ia menekankan kehidupan yang diberkati, kuat, dan berbuah—diibaratkan seperti pohon yang tumbuh di tepi aliran air—berasal dari sikap hidup yang sepenuhnya mengandalkan tuhan. Jemaat juga diajak untuk menyadari keterbatasan serta kelicikan hati manusia yang hanya dapat dipahami secara sempurna oleh Tuhan Yang Maha Tahu.

Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak, menyampaikan pesan firman yang disampaikan pada ibadah tersebut menjadi penguatan iman bagi Warga Binaan Kristiani. “Orang yang menaruh harapan dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan akan diberkati. Melalui kegiatan ibadah seperti ini, Warga Binaan diharapkan makin dikuatkan imannya dalam menjalani proses pembinaan,” ujarnya.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari Warga Binaan. Charli, salah satu Warga Binaan Kristiani, mengungkapkan pelayanan rohani tersebut menjadi momentum refleksi diri di awal tahun. “Kiranya mengawali tahun 2026 ini saya akan selalu mengandalkan tuhan dalam setiap aspek kehidupan saya,” tuturnya.

Melalui pelayanan rohani ini, Lapas Banjarmasin terus menghadirkan pembinaan kepribadian yang menyentuh sisi spiritual, menumbuhkan iman, serta memperkuat mental dan moral Warga Binaan sebagai bekal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0