Karya Warga Binaan Naik Kelas, Rutan Purbalingga Gandeng Mitra Strategis

Karya Warga Binaan Naik Kelas, Rutan Purbalingga Gandeng Mitra Strategis

Purbalingga, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purbalingga terus perkuat komitmen pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui penandatanganan kemitraan usaha pemberdayaan hasil karya Warga Binaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui perwakilan dari KPRI Pengayoman Rutan Purbalingga bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga, Perumda Owabong, dan Paguyuban Pedagang Pasar Purbalingga dalam rangkaian acara Purbalingga Business Forum yang digelar di Hotel Owabong, Selasa (23/12).

Forum ini diikuti 133 peserta yang terdiri dari perwakilan pengusaha penanaman modal asing dan dalam negeri, himpunan pengusaha, pimpinan BUMD dan BUMN, serta perwakilan akademisi perguruan tinggi di Purbalingga. Kegiatan juga diisi dengan sharing session bersama Wakil Bupati Purbalingga, Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM RI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia Purbalingga.

Penandatanganan kemitraan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring pemasaran dan pemanfaatan hasil karya Warga Binaan. Hal ini sekaligus memperkuat sinergi antara Rutan Purbalingga dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal.

Kepala Rutan Purbalingga, Ridwan Susilo, menyampaikan kerja sama ini merupakan upaya nyata Pemasyarakatan modern yang tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pembinaan kemandirian berbasis ekonomi produktif. “Kemitraan ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pembinaan yang berdampak langsung. Hasil karya Warga Binaan bukan sekadar produk, tetapi bukti proses perubahan dan pembinaan yang kami jalankan. Melalui dukungan para mitra, kami berharap karya Warga Binaan terserap pasar dan memberi nilai ekonomi berkelanjutan,” harapnya.

Lebih lanjut, Ridwan menegaskan pemberdayaan Warga Binaan merupakan persiapan reintegrasi sosial agar setelah bebas, Warga Binaan memiliki keterampilan dan mental kewirausahaan yang kuat. “Kami ingin Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat tidak hanya siap secara mental, tetapi juga memiliki bekal keterampilan dan peluang usaha,” tambahnya.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, memberikan apresiasi atas inisiatif Rutan Purbalingga dalam membangun kolaborasi lintas sektor yang selaras dengan pembangunan ekonomi daerah. “Pemerintah Kabupaten Purbalingga sangat mendukung langkah Rutan Purbalingga yang menghadirkan pembinaan berbasis produktivitas. Ini sejalan dengan semangat pemberdayaan, inklusivitas, dan penguatan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Dimas menilai keterlibatan OPD, BUMD, dan komunitas pedagang menjadi bukti bahwa pembinaan Warga Binaan membutuhkan dukungan bersama. “Melalui kerja sama ini, kami berharap hasil karya Warga Binaan dimanfaatkan secara luas sekaligus membuka ruang kepercayaan publik bahwa pembinaan di Rutan mampu melahirkan produk berkualitas dan bernilai guna,” tuturnya.

Kemitraan usaha ini mencakup dukungan pemasaran, pemanfaatan produk Warga Binaan di lingkungan instansi dan unit usaha mitra, serta penguatan kerja sama berkelanjutan. Melalui momentum Purbalingga Business Forum, Rutan Purbalingga menegaskan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang produktif, berdaya saing, dan berorientasi pada pemulihan sosial. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Purbalingga

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0