Lapas Ambon dan GSJA Gelar Ibadah Buka Usbu, Tingkatkan Pembinaan Rohani Warga Binaan

Lapas Ambon dan GSJA Gelar Ibadah Buka Usbu, Tingkatkan Pembinaan Rohani Warga Binaan

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) gelar ibadah Buka Usbu bagi Warga Binaan Kristen, Senin (12/10). Kegiatan ini merupakan program pembinaan kepribadian rutin guna memperkuat mental dan spiritual Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Meky Patty, menegaskan pembinaan spiritual merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan di Lapas Ambon. Ia menilai kegiatan keagamaan secara konsisten memberikan dampak positif bagi perubahan perilaku dan kesiapan mental Warga Binaan sebelum kembali ke masyarakat.

"Pembinaan kepribadian melalui kegiatan ibadah seperti Buka Usbu ini sangat krusial. Kami berharap momentum pembinaan rohani ini membentuk karakter Warga Binaan yang lebih baik, penuh penyesalan atas masa lalu, dan memiliki tekad kuat untuk berubah," harap Meky.

Pada kesempatan itu, ibadah berlangsung khidmat dengan berfokus pada pembacaan Alkitab yang terambil dari Injil Lukas 15:11–24, kisah tentang perumpamaan tentang anak yang hilang. Perikop ini mengajarkan tentang besarnya kasih, pengampunan, dan kemurahan hati seorang Bapa yang selalu terbuka menerima kembali anaknya yang telah berbuat salah dan bertobat, sekaligus menjadi pesan mendalam bagi Warga Binaan untuk senantiasa memperbarui diri.

Dalam khutbahnya, Pemimpin Ibadah dari GSJA, Pdt. Vera Waas, menekankan makna penting dari bacaan Alkitab tersebut dalam kehidupan warga binaan di dalam Lapas. Ia menyampaikan keberadaan Warga Binaan di tempat ini hendaknya dipandang sebagai kesempatan emas dari Tuhan untuk membina diri dan makin mendekatkan diri kepada-Nya.

"Ketika berada di sini untuk menjalani pembinaan, berarti ini adalah kesempatan yang Tuhan berikan untuk membawa kita lebih dekat dengan-Nya. Dalam keadaan apa pun, jangan pernah merasa terlalu jauh dari Tuhan sebab pintu pengampunan dan kasih-Nya selalu terbuka bagi siapa saja yang mau bertobat," ungkap Pdt. Vera.

Suasana khusyuk dan penuh harapan juga dirasakan oleh para peserta ibadah. Salah seorang Warga Binaan berinisial CR mengungkapkan rasa syukur dan kedamaian yang diperolehnya melalui ibadah Buka Usbu tersebut. Ia mengaku renungan firman Tuhan yang disampaikan sangat menyentuh hatinya dan memberikan kekuatan baru dalam menjalani hari-hari di dalam Lapas.

"Khutbah dari Injil Lukas tadi mengingatkan saya bahwa meskipun pernah berbuat salah, Tuhan tidak pernah membuang kita. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik," tutur CR.

Terpisah, Kepala Lapas Ambon, S Hendra Budiman, turut memberikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin dengan GSJA dalam mendukung program pembinaan kerohanian. Ia menegaskan komitmen Lapas Ambon untuk terus memfasilitasi kebutuhan spiritual seluruh Warga Binaan demi terwujudnya tujuan Pemasyarakatan yang holistik.

"Pembinaan rohani adalah pilar utama pembentukan mental Warga Binaan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berkualitas agar Warga Binaan mendapatkan bekal spiritual yang kuat," tegas Hendra.

Seluruh rangkaian ibadah Buka Usbu diakhiri dengan doa bersama dan puji-pujian yang dipimpin oleh tim pelayanan GSJA bersama Warga Binaan. Momen kebersamaan ini menutup kegiatan dengan suasana hangat dan penuh kedamaian, menegaskan komitmen Lapas Ambon dalam mewujudkan proses pembinaan humanis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0