Lapas Banjarmasin Catat Penjualan 18 Taplak Meja Sasirangan, Produk Kemandirian Kian Diminati

Lapas Banjarmasin Catat Penjualan 18 Taplak Meja Sasirangan, Produk Kemandirian Kian Diminati

Banjarmasin, INFO_PAS – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali tunjukkan hasil positif. Unit kegiatan kerja Lapas Banjarmasin berhasil menyelesaikan pesanan sebanyak 18 taplak meja berbahan kain sasirangan untuk Masjid Baabut Taqwa, Jumat (17/7).

Penyelesaian pesanan tersebut menjadi bukti produk hasil karya Warga Binaan makin dipercaya dan memiliki nilai jual. Melalui pembinaan keterampilan menjahit dan produksi sasirangan, Warga Binaan tidak hanya memperoleh kemampuan baru, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menyampaikan keberhasilan memenuhi pesanan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan pemasaran produk kemandirian. "Hari ini kami menyelesaikan pesanan Masjid Baabut Taqwa untuk pembuatan taplak meja sebanyak 18 buah. Ke depannya, kami akan membuka peluang penjualan yang lebih luas agar UMKM dan program kemandirian kegiatan kerja di Lapas Banjarmasin makin maju dan sejahtera," ujarnya.

Salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam proses produksi, HD, bangga karena hasil karyanya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. "Saya mendapatkan keterampilan menjahit dan membuat produk sasirangan yang bermanfaat. Semoga ke depan makin banyak pesanan sehingga kami bisa terus belajar dan meningkatkan kualitas hasil karya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi dedikasi Warga Binaan dan jajaran pembinaan kemandirian dalam menghasilkan produk sasirangan yang berkualitas. "Kepercayaan yang diberikan kepada produk Sasirangan Lapas Banjarmasin merupakan bukti pembinaan kemandirian yang kami jalankan telah memberikan hasil nyata. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jejaring pemasaran, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi Warga Binaan agar mereka memiliki bekal keterampilan dan jiwa wirausaha ketika kembali ke tengah masyarakat," tuturnya.

Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Lapas Banjarmasin terus berkomitmen membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif sebagai bekal setelah menjalani masa pidana. Selain meningkatkan kemampuan kerja, kegiatan ini juga menjadi upaya mendukung pemberdayaan UMKM berbasis hasil karya Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0