Lapas Palu Kembangkan Kemandirian Warga Binaan lewat UMKM Keripik Pisang
Palu, INFO_PAS – Kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, pembinaan kemandirian melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik pisang menjadi salah satu upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Melalui kegiatan ini, Warga Binaan terlibat dalam proses pengolahan pisang menjadi keripik, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan produk. Hasil produksi kemudian dipasarkan dan disalurkan kepada konsumen melalui pengelolaan usaha yang didukung pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Petugas Pembinaan, Putra, menjelaskan kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memahami proses usaha secara langsung, mulai dari produksi dan pengemasan hingga pengenalan strategi pemasaran melalui media sosial. “Kami berharap kegiatan ini mengembangkan potensi mereka, meningkatkan produktivitas, dan menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat,” harapnya, Kamis (29/10).
Bagi Wahyu, salah seorang Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, pembinaan ini menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah bebas. “Saya senang bisa belajar membuat keripik pisang serta mengetahui bagaimana produk ini dikemas dan dipasarkan melalui media sosial. Pengalaman ini sangat berarti bagi saya karena menjadi bekal untuk membuka usaha sendiri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada keterampilan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan Warga Binaan agar membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. “Kami ingin memberikan keterampilan yang nyata dan bermanfaat bagi Warga Binaan. Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran juga menjadi langkah dalam mengenalkan produk kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.
Melalui pembinaan UMKM keripik pisang, Lapas Palu terus hadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan keterampilan, kepercayaan diri, dan semangat kemandirian Warga Binaan sebagai bekal untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Palu
What's Your Reaction?


