Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Produksi 100 Hanger dan Kotak Tisu
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus kembangkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui produksi kerajinan kayu. Kali ini, Warga Binaan kerjakan pesanan 100 buah hanger dan kotak tisu dari PT Arta Jayendra Perkasa, mitra kerja dalam program pembinaan kemandirian, Kamis (29/10).
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari menyiapkan bahan, mengukur dan memotong kayu, merakit, hingga tahap akhir agar produk rapi dan layak digunakan. Dalam kegiatan ini, Warga Binaan dilatih untuk bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab demi menghasilkan produk berkualitas sesuai pesanan.
Pengerjaan pesanan tersebut jadi sarana bagi Warga Binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman kerja nyata. Melalui kegiatan ini, mereka juga belajar jalankan proses produksi berdasarkan pesanan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa produksi kerajinan kayu merupakan salah satu bentuk pembinaan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi.
“Pesanan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus membuktikan kemampuan mereka dalam menghasilkan produk yang bermanfaat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha maupun mencari pekerjaan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Rudi.
Salah satu Warga Binaan, B, mengaku senang terlibat dalam pembuatan hanger dan kotak tisu. Menurutnya, kegiatan tersebut memberi pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk tingkatkan keterampilan di bidang perkayuan.
“Saya senang bisa ikut mengerjakan pesanan ini. Dari proses pembuatan, saya belajar bagaimana mengolah bahan kayu menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Semoga keterampilan yang saya dapatkan di sini bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha sendiri setelah bebas nanti,” tuturnya.
Melalui produksi hanger dan kotak tisu ini, Lapas Pemuda Madiun terus kembangkan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan jadi bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kemandirian ekonomi dan kembali berperan positif di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


