Lapas Perempuan Palu Latih Warga Binaan Keterampilan Menjahit Lapisan Tas
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu melaksanakan pelatihan kemandirian berupa bimbingan kerja menjahit lapisan atau bagian dalam tugas bagi tiga Warga Binaan. Kegiatan ini diadakan di ruang bimbingan kerja Lapas Perempuan Palu, Selasa (3/2).
Bimbingan kerja tersebut difokuskan pada pembuatan lapisan tas yang merupakan bagian dari tas rajutan hasil kerajinan Warga Binaan Lapas Perempuan Palu. Tas rajutan tersebut menjadi salah satu produk unggulan lapas dengan merek “Suka Rajut” yang telah didaftarkan hak mereknya.
Dalam pelatihan ini, Warga Binaan dibekali materi dan praktik langsung mengenai teknik pembuatan lapisan tas, mulai dari pengukuran bahan, pemotongan pola, hingga proses menjahit dan penyatuan lapisan dengan bagian luar tas rajutan. Diharapkan mereka menghasilkan produk yang rapi dan berkualitas.
Staf subseksi pelatihan, Ester Carolina, kala mendampingi kegiatan menyampaikan bimbingan kerja menjahit ini merupakan program pelatihan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung kualitas produk unggulan Lapas. “Pelatihan ini kami arahkan untuk memperkuat proses produksi tas rajutan merek Suka Rajut sehingga Warga Binaan memiliki pemahaman keterampilan yang utuh dan siap dimanfaatkan setelah bebas nanti,” harapnya.
Salah satu Warga Binaan beriinisial DA bersyukur mengikuti pelatihan keterampilan tersebut. Menurutnya, pelatihan menjahit yang diikuti memberikan pengalaman baru sekaligus menambah kepercayaan diri.
“Dari kegiatan ini saya belajar menjahit lapisan tas dengan lebih rapi dan teliti. Ilmu yang kami dapatkan sangat bermanfaat dan bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha setelah nanti kembali ke masyarakat,” ungkap DA.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat berkarya Warga Binaan. Melalui program pelatihan kemandirian ini, Lapas Perempuan Palu terus mendorong Warga Binaan agar produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan yang dapat menunjang kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana. (IR)
Penyedia: LPP Palu
What's Your Reaction?


